Kita sedang mengalami jaman yang aneh, dimana pandemi sudah melanda dunia hampir dua tahun. Banyak dari kita mengalami lockdown, PPKM dan aturan2 yang membatasi gerakan dan kegiatan kita. Buat keluarga kami, salah satu cara kami menjaga wellbeing kami dulu adalah dengan travelling paling tidak 2x setahun. Biasanya ngunjungin keluarga sekali dan jalan-jalan lokal sekali lagi. Tapi sejak lockdown mulai ada lagi, kami stuck di rumah aja. 

Beberapa saat lalu kami merasa bosen, dan mencari-cari cara supaya engga bosen itu sulit juga. Sempet nonton beberapa film seri di netflix, main game, coba-coba resep masakan yang belum pernah dicoba, belajar main gitar. Makan juga tambah banyak, kami sempet pesen kue dan makanan macem2 yang bisa diantar ke rumah.

Terus kami jadi berpikir kalau manusia itu memang stress kalau menghadapi situasi yang sama terus dan bosan. Kita punya kecenderungan mencari-cari hal yang beda, yang lebih, yang membuat kita excited. Kebosanan itu sesuatu yang tidak diinginkan. Kami merasa kalau kebosanan itu bisa disebabkan rasa tidak puas dan over-stimulasi. Contohnya, seorang yang punya senang mobil tidak puas dengan satu saja dan terus membeli macam-macam mobil. Orang ini bosan bukan karena ia kekurangan sesuatu, tapi karena apa yang ia punya tidak memberi kesenangan lagi. Kebosanan bisa juga terjadi kalau kita tidak tau mau melakukan apa, tapi kita tidak mau tinggal diam. Ini yang kami rasakan waktu lockdown ini. 

Saat kita bosen, fokusnya ke diri kita sendiri. Manusiawi saat kita merasa bosan, Tuhan ingetin untuk melihat sekeliling... apa yg kita bisa lakukan untuk org lain saat ini. Mgkn waktu kita ada lebih, apa yg kita bs lakukan untuk mengisi waktu kita tsb, dan yg berguna/memberkati org lain. 

Ada banyak cara untuk menghilangkan kebosanan bukan? Ada cara-cara yang kurang baik, seperti browsing internet berjam-jam, cari pelarian ke alkohol dan narkoba, makan kebanyakan atau mencari masalah dengan orang lain. Kami rasa ada juga cara-cara mengatasi kebosanan yang baik, beberapa contoh ini kami lakukan atau saksikan dari kawan keluarga-keluarga Katolik yang kami kenal:

  • Memberi ke orang lain: ada kawan yang mengirim makanan ke teman yang lain, ada juga yang mengadakan fundraising dan memberi sumbangan bagi usaha mengalahkan pandemi ini
  • Melayani: ada kawan yang tinggal disini jadi sering membawakan Firman online ke umat di Indonesia, ada juga yang membagikan ayat-ayat dan renungan lewat social media
  • Beribadat: ada seorang kawan lain yang rajin hadir di acara doa dan ibadat online, komunitas Indonesia kami di Sydney juga mengadakan acara doa dan renungan yang rutin
  • Berkarya: ada kawan yang hobi masak mulai menjual masakannya, ada lagi yang mulai sharing video nyanyi lagu-lagu rohani
  • Beraktivitas: ada beberapa kawan yang giat berolah-raga, bersepeda, lari, yoga dan martial arts
  • Mensyukuri dan mengurusi apa yang kita punya: rata-rata keluarga punya barang lebih banyak dari yang kita punya, kami mulai merapikan garasi, merawat rumah dan tanaman dan menyumbang barang yang kelebihan

Bagaimana dengan kamu? Apa yang kamu lakukan untuk mengatasi kebosanan di masa pandemi ini?